Cinta Tanpa Syarat #1
Pagi hari itu Nayla terbangun dengan derap langkah kaki para santriwati yang bersiap untuk kajian subuh. Meski sudah satu bulan berada di pondok pesantren Nay masih belum terbiasa dengan keramaian yang ada di asrama.. Pasalnya ia adalah anak tunggal dari kedua orang tua yang super sibuk yang menjadikan Nay seorang individualis. Belum selesai kelulusan Nayla di Sekolah dasar, ia langsung diseret sang ibunda untuk pulang ke kampung. Bukan untuk liburan, melainkan survei lokasi pondok pesantren. Nayla sepenuhnya sadar bagaiman ia langsung jatuh cinta pada ponpes tersebut. Jalan setapak yang dihiasi pepohonan, danau kecil yang berada pesis disamping jalan dan dipenuhi ikan-ikan. Para santri yang lalu-lalang dengan pakaian islami dan pepohonan rindang yang jika dikira-kira mungkin berusia ratusan tahun. Ada juga gedung-gedung yang terlihat cukup tua namun sangat terawat. Sungguh Nayla berkata dalam hati bahwa tempat ini adalah keindahan layaknya nyiur yang melambai. Membuat semua meras...